Bersama YAKKUM Melawan Covid-19

Pandemi covid-19 tampak jelas semakin meluas di Indonesia. Sampai dengan tanggal 25 Maret 2020, covid19.go.id mencatat ada 790 kasus terkonfirmasi. Dari kasus sebanyak itu 701 orang sedang dalam perawatan, 31 orang telah dinyatakan sembuh, dan 58 orang meninggal. Di wilayah provinsi pelayanan YAKKUM, Yogyakarta terdapat 17 kasus, 1 orang sembuh, dan 2 meninggal. Di Jawa Tengah terdapat 38 kasus, 4 orang meninggal, dan belum ada laporan pasien sembuh. Sedangkan di Lampung ada 1 kasus terkonfirmasi. Untuk wilayah kota/kabupaten pelayanan YAKKUM, kota Semarang ada 16 kasus positif covid-19, orang 78 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 700 orang dalam pemantauan (ODP). Di kabupaten Semarang ada 2 PDP, dan 8 ODP. Di kota Surakarta ada 7 positif covid-19, 22 PDP, dan 69 ODP. Di kabupaten Temanggung ada 9 PDP dan 414 ODP. Di kota Magelang ada 3 positif, 17 PDP, dan 47 ODP. Di kabupaten Magelang ada 2 PDP dan 88 ODP. Di Purworejo ada 11 PDP dan 136 ODP. Di Kebumen ada 8 PDP dan 152 ODP. Di Banjarnegara ada 1 PDP dan 28 ODP.

Menyikapi perkembangan tersebut, YAKKUM terus berupaya untuk bergerak cepat mengantisipasi dan menanggulangi penyebaran wabah covid-19 di seluruh wilayah pelayanan. Sampai dengan tanggal 23 Maret 2020 telah ada 33 cohort isolation rooms yang tersedia dari 89 isolasi kohort yang direncanakan ada di 12 RS YAKKUM. Masing-masing rumah sakit juga telah membuat Struktur Tim Siaga Bencana Covid-19 di bawah koordinasi Direktorat Intramural. Rencana kerja Tim ini meluas dari melakukan influencing kepada masyarakat melalui medsos, (misalnya tentang Social Distancing), persiapan-persiapan di rumah sakit, pencegahan orang yang tidak urgent datang ke rumah sakit, implementasi universal precautions dan APD seluruh staf, penyiapan surge capacity ruang perawatan PDP, edukasi (seperti misalnya sosialisasi kebersihan tangan dan etika batuk bagi pengunjung poliklinik RS yang dilakukan rutin setiap hari di RS Panti Wilasa Citarum), komunikasi dengan media, koordinasi dengan pemerintah dan antar lembaga serta dukungan logistik termasuk kebutuhan dana dan olahan data.

YAKKUM Emergency Unit (YEU) melakukan komunikasi intensif dengan mitra-mitra donor. Sampai dengan tanggal 21 Maret 2020 telah ada dana komitmen dari UNFPA dan Pemerintah Jepang lewat HelpAge yang akan digunakan untuk Pencegahan dan Kesiapsiagaan Rumah Sakit dan Komunitas Rentan Berkebutuhan Khusus pada 5 RS YAKKUM di Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Selain HelpAge, ada komitmen dari beberapa donor yang sedang ditindaklanjuti yaitu BfdW, CBM, dan beberapa donor lain. Komunikasi bilateral ini difokuskan pada rumah sakit YAKKUM dan komunitas dampingan YAKKUM termasuk lansia, disabilitas, dan orang dengan HIV AIDS. Dalam koordinasi bersama antara Ekstramural dengan Intramural, identifikasi komitmen dana HelpAge International akan digunakan oleh rumah sakit-rumah sakit YAKKUM, salah satunya untuk penyediaan hepafilter dan ventilator. Sementara yang lain-lain akan digunakan untuk mobile wastafel dan peralatan utama maupun pendukung dalam membantu masyarakat menghadapi pandemic Covid-19.

DKH Germany mendukung unit-unit ekstramural mengadakan pelatihan sanitasi mandiri dengan berbagai perwakilan gereja dan kelompok rentan dalam jumlah terbatas untuk klasis-klasis GKJ di Yogyakarta khususnya yang telah memiliki tim penanggulangan bencana. Kegiatan ini juga akan dilakukan di Lampung (Gereja GKSBS), GKI (masih tahap perencanaan awal), dan gereja gereja lain yang membutuhkan baik secara online ataupun offline.

Unit Ekstramural juga telah menyusun paket edukasi dan informasi publik yang dapat digunakan untuk menjelaskan Covid-19 serta bagaimana sikap yang tepat menghadapinya. Produk informasi dan komunikasi ini disesuaikan bagi customer RS, warga jemaat, serta masyarakat di tempat tinggal masing-masing. Paket edukasi dan informasi tersebut dapat diunduh di sini.

Selain itu, YAKKUM Emergency Unit juga membantu RS Bethesda memobilisasi relawan terampil untuk mendukung layanan umum STIKES Bethesda YAKKUM, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana(UKDW) Yogyakarta, dan gereja.

Sedangkan di level nasional, YAKKUM bersama Pelkesi (Persekutuan Pelayanan Kristen untuk Kesehatan di Indonesia) melakukan penggalangan dana publik sebagai upaya solidaritas di antara rumah sakit rumah sakit Kristen lain di Indonesia. Target kegiatan ini adalah donasi publik jemaat Kristen dan filantropis Kristen.

Sampai dengan tanggal 25 Maret 2020, YAKKUM juga telah menerima beberapa bantuan dari masyarakat. Di antaranya dari Bupati Banjarnegara yang memberikan bantuan APD kepada RS Emanuel Klampok Banjarnegara. Perangkat APD itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, pada tanggal 23 Maret 2020 di RS Emanuel.

Sesuai dengan pernyataan Bupati, bantuan ini merupakan bentuk apresiasi pemkab terhadap dedikasi tenaga kesehatan RS Emanuel dalam menghadapi pandemic covid-19 di di lingkungan Banjarnegara. Sedangkan di Surakarta, RS Panti Waluyo telah menerima bantuan sejumlah 1000 masker, 25 liter hand sanitizer, dan 1000 spray hand sanitizer dari GBI Keluarga Allah Solo, 2400 jas hujan dari perorangan, bantuan dari Gojek, 24 jas hujan dari Sentral Pangan, 3 coverall dan masker N95. RS Bethesda Wonosari menerima bantuan dari Dinkes setempat. Sedangkan RS Bethesda Lempuyangwangi menerima bantuan masker dari GKI Ngupasan.

YAKKUM mengucapkan terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan, terus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menghadapi pandemi covid-19, dan mengharapkan semua pihak untuk bisa mendukung pelayanan YAKKUM